Senin, 09 Maret 2015

IRI! KENAPA KITA SENDIRI GA BANGGA?

judul gue rada gitu ya? gue sekarang lagi memikirkan sesuatu. kenapa? kenapa? kenapa? kenapa?. iya gue lagi memikirkan sesuatu yang menjadi icon, semua bangga dengan nama itu, semua bangga menjadi bagian dari mereka, semuanya bangga menjadi bagian kecil dari puzzle yang bakal menjadi besar karna ditemukan pecahan-pecahan kecilnya. kepo ga? kepo donggg ayooo.
AREMA. tau arema itu apa? klub sepakbola yang bermarkas di kanjuruhan, malang. dahulu arema disebut arema malang, tapi sekarang lebih sering disebut arema indonesia. bisa digarisbawahi bahwa arema itu sebagai klub sepakbola perwakilan malang.
kenapa jadi nyebutin arema? apa hubungannya ama cerita gue? gue jelasin, jadi gini.
gue sering banget bahkan hampir tiap hari gue temuin sebuah kata2 yang menurut gue aneh. "Bakso Arema". kenapa gue bilang aneh? kenapa? iya karna yang gue tau bakso itu namanya bakso malang bukan bakso arema. gue udah cerita kan arema itu nama apaan? nama klub sepakbola, tapi namanya dipergunakan juga untuk menggantikan kata-kata "Malang". bahkan gue pernah ngeliat tempat cuci motor atau mobil bertuliskan ada yang berbau-bau arema.
aku iri. yap gue iri. gue ngeliat orang orang malang mengagung agungkan arema. semua orang malang. bahkann dijakarta aja mereka bangga bahwa mereka merupakan sekeping puzzle kecil milik arema yang sedang mencari nafkah dijakarta. mereka bangga sebagai warga malang, mereka bangga.
coba bandingkan dengan kita yang ngaku anak betawi. mana pernah gue temuin soto persija di bandung? jangankan dibandung di jakarta aja gue belum pernah liat. kenapa kita ga bangga dengan sesuatu hal yang kita banggakan seharusnya? bukannya kita bagian bagian puzzle juga? tapi kenapa kita ga bisa bersatu kaya arema? kenapa kita belum begitu dieluh2kan warganya padahal distadion kita selalu memiliki penonton hingga 35ribu? atau kenapa kita ga bisa bersatu padahal kita menggunakan stadion termegah di indonesia? kita sebagai tim ibukota, semua ada disini, semuanya! pusat perbelanjaan, lapangan perkerjaan, sekolah bagus, kuliahan bagus semua disini. semua orang berbondong-bondong dimari tapi kenapa yang menetap disini ga bisa mencintai klubnya sendiri?
lebih pengen kita bersatu sebagai jakmania. pengen banget persija lebih dihargai dan kita harus lebih bersatu sebagai the jakmania. semoga bisa ya. the jak bisaaaaa!!!! THEEEE JAAAAAAKKKKK! MANIAAAAAA!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar